Skip to main content

Ramadhan Kami Berbeda. Tanya Kami Kenapa?

Marhaban ya Ramadhan. Welcome lovely Ramadhan. Welkom Ramadhan. 
Selamat Datang Ramadhanku

Mengucapkan selamat datang Ramadhan juga dilakukan oleh Rasulullah kepada para sahabat. 
"Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, pemimpin segala bulan, maka selamat datang kepadanya. Telah datang bulan puasa dengan membawa beragam keberkahan, maka alangkah mulianya tamu yang datang itu"

Mari kita lirik teman di kanan dan kiri kita, berikan kepada mereka senyuman terbaikmu seraya ucapkan "Senang rasanya bisa melalui Ramadhan ini bersama kamu". Bagi yang baru saja menikah, pastinya ini jadi Ramadhan pertama dengan pasangan anda. Bagi yang baru saja dikaruniai anak, pastinya ini jadi Ramdhan pertama anda dengan bayi anda. Bagi yang baru saja pindah kerja, pastinya ini jadi Ramadhan pertama anda dengan rekan-rekan baru anda. Semuanya terasa sangat spesial. Pastinya anda salah satu dari bagian diatas.

Ada yang pernah merencanakan amalan Ramadhan? amalan lho ya. Bukan whislist belanjaan untuk berbuka :D Saya sangat yakin pasti ada yang sudah merencanakan amalan Ramadhan jauh hari sebelum bulan mulia ini datang. Teringat saat mengisi materi pada inspirasi pagi. Mari kita bandingkan persiapan amalan Ramadhan kita dengan para sahabat nabi. Jangan patah arang dulu ya. Apalagi bilang ya jauhlah..jangan dibandingin, namanya dibandingin itu biasanya hampir mendekati kualifikasinya. Hhhmm, mainstream banget deh ya kalau ada yang berpikir kaya gitu. 

Persiapan menjelang para sahabat secara umunya adalah membersiapkan 6 bulan sebelum Ramadhan datang dan mempertahankan spirit Ramadhan hingga 6 bulan setelahnya. Sehingga hasilnya adalah sepanjang tahun adalah Ramadhan. 

Nahh, mengikuti jejak para sahabat nabi. Mari kita persiapkan salah satu amalan yang mengundang banyak keberkahan. yaitu bersedekah. Alhamdulillah, dalam menyambut bulan Ramadhan, Rumah Zakat telah mempersiapkan berbagai program yang Insyaallah sangat bagus. silahkan dicek ;



---------------------------------------------------------
Dini 087782387711 | Silahkan chat di : dini_six

Comments

Popular posts from this blog

Inspirasiku

Baju anak-anak yang lucu, imut, dan menginspirasi Baju anak-anak itu memang cepet banget berganti trendnya. Menuntut mamanya untuk cari banyak referensi mode baju anak-anak. Nah, daku seneng banget nih sama h&m dan oilily. Untuk H&M ya lumayan lah ya. Ada beberapa baju yang dibeli di H&M. Tapi kalau olily.. Oh No! mahal banget gitu lho.. jadi aku cuma seneng liat2 aja.   sumber : H&M

Aletta dan Adik Impiannya..

Usia saya sekarang akan 26, usia pernikahan sudah 6 tahun.. Alhamdulillah :) Menariknya usia 26 tergolong angkatan tua di kantor ini. Yang lebih tua sedikit atau seumur dengan saya rata-rata akan atau sudah punya dua anak. Kalau candaan para gadis, kapan nikah? kalau candaan seumur saya, kapan Aletta punya adik? jawabannya nyengir kuda :D heeuu Okey, punya anak kedua. Mikir.. mikirr.. seru juga, ahh repot. Mikir lagi..mikir lagi..nanti aja lha, kalau Aletta sudah besar. Besar kan relatif, ada yang bilang Aletta masih kecil baru 3 tahun, ada yang bilang kan Aletta udah besar, umurnya udah 3 tahun, udah cocok lah punya adik.   Wohoo.. ya jujur, saya belum siap. Standar saya mungkin terlalu tinggi kali ya. Sesuai impian awal saya ingin melahirkan 7 anak di 7 negara berbeda ( untuk saat ini, saya bilang ini impian gila :D ) masa karena itu? kalau ternyata rizki saya dan suami tetap tinggal di Bandung, Aletta jadi anak tunggal dong? next..next.. cari alasan. Mau ngurus anak den...

Do'a Khatam Al-Quran

Teringat kembali ke kenangan di masa kecil. Dahulu, menjelang maghrib, kami selalu berkumpul di ruang keluarga. Kaka pertama dan kedua, saya dan Mama, terkadang ada bibi saya yang menginap dirumah menemani mama karena Papa saya bekerja shifting . Dulu, di Tangerang Selatan masih rimbun, di depan rumah ada lapang luas yang dikelilingi pohon pisang dan kelapa. Hawanya sejuk menenangkan.  Menjelang maghrib adalah salah satu waktu yang saya takuti. Langit mulai menghitam, tak terdengar suara orang beraktivitas, tak ada suara kendaraan. Yang membuat saya tenang adalah suara lantunan ayat suci Al-Qur'an dan sholawat dari musolah depan rumah. Mama melantunkan ulang sholawat tersebut, membuat hati ini tenang.  Ada salah satu lantunan do'a yang sangat terkenang, baru ketika dewasa saya mengetahui bahwa itu adalah do'a untuk khatam Al'Qur'an. Ya Allah, artinya luar biasa indah. Berikut arti dari potongan do'anya :   dimatalensa.blogspot.com …Ya Allah jadik...