Skip to main content

Ajarkan anak berpakaian tertutup dari usia balita. Bahkan saat mereka bayi!

Dunia anak-anak memang sangat menarik perhatian. Membuat saya merasa harus banyak belajar. Teringat petuah seorang guru ketika saya SMP, beliau mengatakan "wajar saja jika anak-anak abg* saat ini menggunakan baju-baju yang mengumbar aurat, karena mereka dikenakan baju yang seperti itu dari masa kecilnya". Saat itu saya menanggapi dengan biasa saja, lah wong daku masih bocah juga :p Tapi petuah itu teringat kembali saat ini.

Benar sekali rasanya. Jlebb banget di hati. Yah, karena mereka terbiasa berpakaian minim sejak mereka balita, sejak mereka kecil. Dahuluuu saya suka mbatin, kenapa ya anak teman-teman saya itu dari bayi saja sudah dipakaikan jilbab, baju panjang, iihh gerah tauu. Ya, saya baru merasakannya setelah memiliki seorang putri. Saya sangat yakin, kebiasaan sekecil apapun, baik itu baik atau buruk akan terekam dengan kuat dan menjadi kebiasaan di masa akan datang. Kalau kita membiasakan anak-anak kita untuk berpakaian tertutup ( minimal saat mereka keluar rumah ), itu akan menjadi kebiasaan mereka nantinya, begitupula sebaliknya.

Maka mulai dari anakku umur setahun lebih, aku mulai mengenalkan kepadanya jilbab. Berpakaian tertutup saat pergi keluar rumah.



Tetap cantik dan ceria walau berhijab!

Alhamdulillah, walau judulnya ke pesta pernikahan. Aletta masih dikenakan baju yang tidak terbuka. Dressnya panjang dan memakai bolero.

baju pesta ini didesain sama eninnya (nenek)


Note untuk saya sendiri dan pembaca:
"Apapun yang kita kenakan pada anak, sangat mencerminkan kepribadian kita sejatinya!"

Comments

Popular posts from this blog

Inspirasiku

Baju anak-anak yang lucu, imut, dan menginspirasi Baju anak-anak itu memang cepet banget berganti trendnya. Menuntut mamanya untuk cari banyak referensi mode baju anak-anak. Nah, daku seneng banget nih sama h&m dan oilily. Untuk H&M ya lumayan lah ya. Ada beberapa baju yang dibeli di H&M. Tapi kalau olily.. Oh No! mahal banget gitu lho.. jadi aku cuma seneng liat2 aja.   sumber : H&M

Aletta dan Adik Impiannya..

Usia saya sekarang akan 26, usia pernikahan sudah 6 tahun.. Alhamdulillah :) Menariknya usia 26 tergolong angkatan tua di kantor ini. Yang lebih tua sedikit atau seumur dengan saya rata-rata akan atau sudah punya dua anak. Kalau candaan para gadis, kapan nikah? kalau candaan seumur saya, kapan Aletta punya adik? jawabannya nyengir kuda :D heeuu Okey, punya anak kedua. Mikir.. mikirr.. seru juga, ahh repot. Mikir lagi..mikir lagi..nanti aja lha, kalau Aletta sudah besar. Besar kan relatif, ada yang bilang Aletta masih kecil baru 3 tahun, ada yang bilang kan Aletta udah besar, umurnya udah 3 tahun, udah cocok lah punya adik.   Wohoo.. ya jujur, saya belum siap. Standar saya mungkin terlalu tinggi kali ya. Sesuai impian awal saya ingin melahirkan 7 anak di 7 negara berbeda ( untuk saat ini, saya bilang ini impian gila :D ) masa karena itu? kalau ternyata rizki saya dan suami tetap tinggal di Bandung, Aletta jadi anak tunggal dong? next..next.. cari alasan. Mau ngurus anak den...

Do'a Khatam Al-Quran

Teringat kembali ke kenangan di masa kecil. Dahulu, menjelang maghrib, kami selalu berkumpul di ruang keluarga. Kaka pertama dan kedua, saya dan Mama, terkadang ada bibi saya yang menginap dirumah menemani mama karena Papa saya bekerja shifting . Dulu, di Tangerang Selatan masih rimbun, di depan rumah ada lapang luas yang dikelilingi pohon pisang dan kelapa. Hawanya sejuk menenangkan.  Menjelang maghrib adalah salah satu waktu yang saya takuti. Langit mulai menghitam, tak terdengar suara orang beraktivitas, tak ada suara kendaraan. Yang membuat saya tenang adalah suara lantunan ayat suci Al-Qur'an dan sholawat dari musolah depan rumah. Mama melantunkan ulang sholawat tersebut, membuat hati ini tenang.  Ada salah satu lantunan do'a yang sangat terkenang, baru ketika dewasa saya mengetahui bahwa itu adalah do'a untuk khatam Al'Qur'an. Ya Allah, artinya luar biasa indah. Berikut arti dari potongan do'anya :   dimatalensa.blogspot.com …Ya Allah jadik...